Pandemik 2020 memang sangat mempengaruhi banyak hal, mulai dari aktifitas kita, proses belajar mengajar, bisnis, dan bahkan pendapatan. Tak sedikit pekerja atau karyawan di Indonesia dan dunia dipotong gajinya bahkan sampai kehilangan pekerjaan.

Tapi kita patut bersyukur, bahwa pandemik ini terjadi di tahun 2020 saat akses internet menjadi hal yang lazim untuk kita saat ini. Coba dibayangkan jika kondisi ini terjadi di awal tahun 2000an saat internet masih baru penetrasi di Indonesia. Mungkin kondisi akan lebih parah dari ini.

Di era digital seperti saat ini, banyak cara bisa kita lakukan untuk mendapatkan penghasilan. salah satunya dengan menjadi seorang Digital Nomad.

Baca lebih lengkap tentang :

Apa Itu Digital Nomad dan Cara Sukses Menjadi Digital Nomad

Penghasilan dan Ketakutan Sebagai Karyawan

Karyawan stress

Sebagai seorang karyawan kantoran memang sangat menjanjikan, pendapatan atau gaji tetap setiap bulan, biaya asuransi yang tidak perlu di khawatirkan, hingga promosi atau kenaikan gaji secara berkala.

Namun, saat pandemik terjadi, ketakutan mulai dirasakan para pekerja kantoran atau karyawan, mulai dari pemotongan gaji hingga takut di PHK.

Hal ini terjadi bukan karena Anda tidak mampu, atau performance Anda jelek di mata perusahan. Tapi bisnis/perusahan tempat Anda bekerja pun kesulitan menghadapi pandemik ini. Omset berkurang, minim konsumen, hingga kelangkaan barang dikarenakan vendor pun mengalami struggle yang sama.

Hal ini memberikan efek bola salju yang semakin lama akan semakin sulit dan berdampak pada bisnis tempat Anda bekerja hingga berdampak langsung untuk Anda sebagai karyawan.

Tidak ada yang bisa disalahkan dalam hal ini. so, apa yang harus Anda lakukan untuk meminimalisir kondisi ini jika terjadi bagi bisnis tempat Anda bekerja?

Persiapkan Diri Anda Dengan Semua Kapasitas yang Anda Miliki

Saat Anda direkrut menjadi karyawan di sebuah perusahan, skill dan pengalaman Anda adalah yang mereka cari dengan tujuan Anda bisa membantu mereka untuk mencapai goal bisnis mereka.

Artinya Anda memiliki “sesuatu” dan “sesuatu” itu lah yang mereka bayar setiap bulan sebagai gantinya. Hubungan timbal balik ini positif dan baik untuk kedua belah pihak. Hal tersebut wajar terjadi dan menguntungkan jika kedua belah pihak sama-sama merasakan imbasnya.

Kondisi timbal balik ini menjadi berbeda ketika pandemik terjadi seperti saat ini. Efeknya adalah kemungkinan besar salah satu pihak akan dikorbankan dan lebih lagi kedua pihak akan sama-sama dikorbankan.

Untungnya bagi Anda, sebagai karyawan, Anda masih memiliki skill dan pengalaman yang akan selalu melekat pada di Anda.

Saat ini jika Anda belum mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, sebaiknya segeralah.

Apa yang harus Anda lakukan?

  • Catat setiap kelebihan dan kelemahan Anda sebagai pekerja profesional
  • Catat semua reward atau penghargaan yang Anda dapatkan selama bekerja
  • Catat semua data dan kontak jaringan atau koneksi Anda yang berpengaruh selama bekerja

Ketiga hal di atas wajib untuk Anda miliki, karena inilah sebenarnya “value” yang sangat mahal yang mungkin tidak bisa didapatkan banyak orang lain di luar sana.

Membangun Personal Brand dan Maintain Online Presence Anda

Setelah memiliki list value Anda, saatnya Anda mulai membangun personal brand dan maintain online presence.

Kenapa hal ini penting? Karena Anda butuh visibilitas. Setidaknya pada saat nama Anda di cari di google, ada hal positif dan menarik yang akan orang ketahui tentang diri Anda.

Maintain Personal Brand

Anda membutuhkan personal website atau blog dengan nama Anda sebagai nama domain sebagai contoh www.parkercasio.com atau www(dot)namaanda(dot)com

Nantinya dalam website, Anda bisa menulis opini atau artikel tentang kapasitas Anda. Misalnya jika Anda adalah seorang akuntan di sebuah perusahan saat ini. Anda bisa menulis tips dan trik dalam mengatur keuangan, belanja, hingga mencapai goal financial.

Atau contoh lain jika Anda adalah seorang manager di sebuah bisnis food and bevarage maka Anda bisa menulis topik-topik tentang management dalam bisnis kuliner.

Semua topik yang nantinya akan Anda lakukan adalah yang berhubungan dengan pekerjaan Anda saat ini. Jangan lupa juga untuk mmbuat halaman atau topik khusus tentang pencapaian atau reward Anda sebagai pembuktian diri Anda

Klik di sini untuk jasa pembuatan website atau blog Khusus untuk Karyawan

Maintain Social Media Presence

Nah pastinya sebagian besar dari Anda memiliki social media bukan? Facebook, Instagram, Twitter dan Linkedin adalah contohnya.

Namun apakah social media Anda sudah benar dan berguna bagi orang lain? Jika saat ini social media Anda masih seputar diri Anda, foto selfie, foto dengan sahabat, atau bahkan foto-foto alay. Sudah saatnya Anda bertobat dan menggantinya dengan konten yang lebih berguna bagi banyak orang.

Hal ini berguna bagi Anda dalam membangun personal brand yang kuat dan memposisikan diri Anda sebagai seorang expert.

Klik di sini untuk jasa maintain social media khusus karyawan

Aktif Berbagi Konten Positif dan Membangun Jaringan yang Lebih Luas

Kalau selama ini sebagai karyawan, waktu Anda akan habis hanya untuk pekerjaan kantor dan sosialiasi Anda hanya seputar teman-teman kantor, sudah saatnya Anda mulai membuka diri dengan orang lain.

Sisihkan 1 atau 2 jam sehari untuk berkomunikasi dengan orang baru. Bangun relasi yang positif dengan orang lain. Tapi bagaiman langkah praktisnya?

Langkah Praktis Membangun Relasi Dengan Orang Baru

  • Join facebook group sesuai dengan topik yang Anda kuasai
  • Perkenalkan diri Anda di group dengan detil
  • Add as friend semua orang yang like dan komen di post Anda
  • PM dan dan berkomunikasilah dengan mereka
  • Komen dan like setiap post yang mereka bagikan di akun mereka dan berdiskusilah
  • Aktiflah dalam bersosial media

Selain facebook hal ini bisa Anda lakukan juga di Linkedin atau bahkan Instagram dengan spesifik mencari hastag tertentu.

Kontinuitas Adalah Kunci

Selagi masih ada waktu untuk melakukannya, alangkah baiknya saat ini Anda sudah mulai bergerak membangun personal brand Anda. Jangan menunggu “sesuatu” terjadi baru Anda bergerak.

Langkah Antisipatif perlu Anda lakukan sejak saat ini juga. Karena dalam membangun personal brand membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Anda perlu konsisten, tetap berbagi hal positif dan membangun jaringan yang lebih luas. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepan, tapi dengan langkah-langkah yang sudah saya jelaskan ini akan membantu Anda jika terjadi hal yang tidak diinginkan di kemudian hari

Kesimpulan

Personal brand adalah hal yang wajib Anda miliki di era digital seperti saat ini. Bukan hanya sebagai seorang pebsinis tapi sebagai karyawan, Anda perlu memiliki personal brand yang kuat agar menambah nilai jual Anda.

Personal brand tidak mengenal waktu, entah itu pandemik maupun kondisi normal. Sebagai profesional, Anda tetap wajib membangun personal brand yang baik.

Author

I am a Digital Marketer and Growth Specialist who helps small and mid-sized enterprises grow their brand and build an audience online. I enjoy reading when I’m not working on my projects.

Write A Comment